Kamis, 10 September 2015

renungan nih buat kita semua......

manusia itu adalah makhluk allah SWT yang punya banyak dosa, saking banyaknya nih...ibadah yang kita lakukan pun belum tentu mnutupi semua jenis dosa yang kita lakukan , tugas kita adalah berusaha dan berikhtiar selebihnya serahkan aj sama Allah SWT. jika masih ada manusia yang merasa tidak melakukan dosa , wahhh....hebat bener.... rausullah aj yang udah dijamin syorga nih ,masih beristighfar pada Allah , mohon ampunan pada Allah , apalagi kita manusia biasa yang jauuuuhhh banget kalau dibandingin sama Rasulullah. 

pantas gak sih kalau kita ngomong kayak gini, " rasanya gak ada melakukan kesalahan hari ini, tapi kok gak dibangunin tahajud y, berarti emang Allah ngerti kondisi saya" , hayoooo.... yakin gak bikin kesalahan???? emang bener sih , kalau kita bermaksiat di siang harinya maka akan sulit bangun untuk tahajud, maksiat t kan banyak, terkadang dalam diam kita sudah menyakiti hati saudara kita, lisan yang kita anggap lembut dan sopan ternyata tersirat pedang yang menghunus hati saudara kita meskipun tak terlihat oleh kita secara langsung ternyata diam-diam dia menyimpan sakit yang dalam. coba deh kita evaluasi diri, jangan langsung husnuzhon kalau Allah mengerti kondisi kita dan membiarkan kita tertidur begitu saja, pada hal padahal moment qiyamullail itu Allah menginnginkan kita menemuinya dalam sujud dan kekhusukan.

guys... Allah itu maha segalanya, Dia mengajarkan dan mnegur kita dengan hikmah dari setiap kejadian, Allah menegur dengan begitu lembut agar kita tersadar dan segera memperbaiki setiap kesalahan yang kita lakukan, nah...yang bikin kita malu adalah ketika kita melakukan kesalahan pintu maaf Allah selalu terbuka dan meskipun kita berlumur dosa Allah masih aj melimpahkan nikmatNya pada kita, kurang apa lagi coba.....

guys... masih banyak diantara kita yang cuman bisa nasehatin dan nilai orang lain tapi lupa dengan diri sendiri, emang bener " sampaikan lah walaupun satu ayat" tapi gak cuma ngomong aj, minimal kita juga berusaha menjalankan apa yang kita sampaikan gak cuma buat orang lain aj, yang lebih wow adalah ketika selalu beralasan atas kesalahan yang dilakukan, jujur aj apa susahnya sih???? mengakui kesalahan itu lebih baik daripada mempercantik kesalahan seolah-olah itu juga suatu kebaikan, mungkin orang -orang beranggapan biasa aj di depan kita, tapi sebenarnya ada beberapa orang yang menyadari sikap kita tersebut, sehingga menjadi memori tersendiri sebagai karakter kita bagi orang lain, sehingga disaat kita memberikn nasehat orang cenderung sekedar mendengarkan tanpa tersentuh untuk mengaplikasikan nasehat tersebut.

so...guys, yuk smaa-sama perbaiki diri, biar kita menjadi pribadi jauh lebih baik lagi. yuk sama-sama saling mengingatkan bukan saling menjatuhkan dan memberi penilaian cukup Allah yang tau aib kita dan saudara kita. Allahua'lam 

Kamis, 21 Mei 2015

nostalgia memory manis masa SMP

catatan perjalanan studi banding malaysia dan singapore tahun 2008
utusan SMP N 1 Lintau



 KATA PENGANTAR

            Puji syukur kita ucapkanlah pada kehadirat Allah SWT.yang telah melimpahakan rahmat dan karunianya sehingga saya bisa menyelesaikan Karya tulis atau laporan perjalanan ini. Sebelumnya saya mohon maaf bila terdapat tulisan atau kalimat yang tidak terletak pada tempatnya.
            Dan saya sangat mengharapkan kritik dan saran terhadap laporan perjalanan saya ini agar saya dapat memperbaiki segala kekurangan yamg terdapat dalam diri saya untuk perbaikan di masa yang akan dating. Terima Kasih




Lubuk jantan, November 2008 


                                                                                                            FITRI KURNIA                                                   




BAB I       :Pendahuluan

A.          LATAR BELAKANG
 Kegiatan studi banding ke Malaysia dan singapura ini adalah pemberian reward oleh bapak bupati bagi murid berprestasi se-Kab.Tanah Datar,sebagai kepedulian pemerintah Kab.Tanah Datar terhadap pendidikan dengan harapan agar pendidikan di Kab.Tanah Datar dapat meningkat dari yang sebelumnya,sehingga melahirkan pelajar Tanah Datar yang cerdas dan memiliki keterampilan untuk mengharumkan nama Kab.Tanah Datar


B.           TUJUAN
Tujuan saya membuat karaya tulis ini adalah :                                                                                                     1 .Untuk berpartisipasi dalam lomba laporan perjalanan studi banding ke Malaysia dan Singapura
Sedangkan tujuan studi banding ini adalah:
1.Untuk memotivasi agar siswa peserta lebih giat belajar                                                                        2.Untuk mempelajari system pendidikan di Malaysia                                                                                                                           3.Untuk mempelajari sosio kultural di Malaysia dan singapura                                                            4.Untuk membandingkan hal-hal kasat mata  antara keadaan Indonesia dengan Malaysia dan singapura.
   C. SASARAN
1.Siswa lebih termotivasi untuk belajar lebih giat ,hingga mencapai kualitas sama atau lebih dengan siswa di Negara yang dikunjungi.                                                                                                                              2.Wawasan siswa peserta,bertambah dari segi kualitas pendidikan ,kehidupan Negara lain dan memiliki tekad agar kelak mereka bisa mendapatkan hal yang sama.



BAB II        :Tinjauan Umum dan Deskripsi Kegiatan

A. Geografis dan Kebudayaan Malaysia dan Singapura
         Malaysia adalah negara jiran atau negara tetangga yang berdampingan dengan Indonesia,sedangkan Singapura adalah negera kecil yang terletak di ujung negara Malaysia.dari segi ekonomi pada umumnya penduduk Malaysia bekerja sebaga petani sawit dan ternyata 30% sawit impor di dunia berasal dari Malaysia,bahkan di negara ini juga terdapat kelapa sawit yang berumur hingga 25 tahun. Selain itu penduduk di negara ini cukup disiplin,mereka juga menerapkan budidaya antri dalam segala hal contohnya: dalam berkendaraan mereka tidak saling mendahului dengan demikian tingkat kecelakaan dapat di atasi. Bahasa yang biasa mereka gunakan sehari-hari adalah bahasa melayu sebagai bahasa resmi dan juga ada yang menggunakan bahasa inggris,tamil,dan cina.
           Ibu kota negara Malaysia adalah kuala lumpur,dan batas-batas negara Malaysia adalah:                                   
Utara      : Laut cina selatan dan muangthai                                                                                          Timur      : Indonesia dan laut sulu                                                                                                            Selatan   : Indonesia dan Singapura                         
Barat: Selat malaka                                                                                                                                                 Agama yang dianut oleh penduduk adalah islam sebagai agama resmi,budha,konghucu,dan Kristen. Dan lagu kebangsaan Malaysia adalah Negaraku. Mata uang negara ini adalah ringgit atau dolar Malaysia.
          Lain halnya dengan negara singapura yang merupakan negara industri dan di kategorikan sebagai negara maju. Ibu kota Singapura adalah singapura.
Batas-batas negara ini adalah        : 
Utara    : Selat johor                                                                              
Timur   : Selat karimata                                                                              
 Selatan : Selat Singapura                                                                                                       Barat     : Selat Malaka
Penduduknya sebagian besar adalah suku cina dan selebihnya terdiri atas suku melayu,india dan inggris yang bekerja di sektor industri,perdagangan dan jasa. Agama yang di anut oleh penduduk adalah budha,islam ,hindu,dan Kristen. Bahasa yang mereka gunakan adalah bahasa inggris sebagai bahasa resmi,cina m,melayu dan tamil. Mata uang negara Singapura adalah dolar Singapura dan lagu kebangsaannya “Majulah Singapura”.
    Selain itu Singapura juga memiliki disiplin yang tinggi dibandingkan dengan Malaysia,penduduknya sangat menghargai waktu.
B.DESKRIPSI KEGIATAN
           Pada tanggal 19 oktober 2008,seluruh peserta studi banding berkumpul di Islamic center untuk menerima pengarahan dari bapak bupati.                                                                                              Pada tanggal 20 oktober,pukul 03.00 kami berangkat ke BIM di Padang,pada pukul 06.30 kami chek-in dan pukul 08.00 kami berangkat ke Malaysia dengan pesawat Air Asia. Setelah sampai di Malaysia sekitar pukul 09.00 km melanjutkan perjalanan ke Putra jaya dengan bus pariwisata Malaysia. Setelah itu kami makan siang di restoran padang di kuala lumpur ,selanjutnya kami pergi ke menara kembar                 


(ck...ck...ada part yang hilang ....)

        BAB III 
 PEMBAHASAN

            Minggu ,19 oktober 2008 semua peserta berkumpul di Islamic center untuk menerima pengarahan dari bapak bupati,malam itu kami menginap di Islamic center,pukul03.00 kami berangkat ke BIM di Padang dan pukul 06.30 kami chek-in kemudian pukul 08.00 kami berangkat ke Malaysia dengan pesawat Air Asia. Sekitar pukul 09.00 kami tiba di Malaysia ,setelah itu kami pergi ke Putra Jaya dengan bus pariwisata Malaysia yang bernama Labur Arbi 9762 dan dipandu oleh bapak Amirullah bin Muhammad ,di perjalanan menuju ke Putra Jaya kami hanya melihat hamparan kelapa sawit yang sangat luas, karena memang sebagian besar penduduk Malaysia bekerja sebagai petani sawit,30% impor sawit dunia berasal dari Malaysia,bahkan di Malaysia terdapat kelapa sawit yang berumur hingga 25 tahun. Putra Jaya memiliki luas +4300 ha,di Putra Jaya terdapat danau yang berfungsi untuk mencegah banjir dan juga terdapat mesjid terbesar di Kuala Lumpur yaitu seluas 224m2 .                     Menurut sejarahnya dulu kementerian Malaysia pernah dipindahkan ke Putra Jaya yaitu kementerian pertahanan pada 1999,Perdana Menteri pun pernah di pindahkan ke Putra Jaya yaitu Sultan Abdil Muhammad,di Malaysia pun sekarang ini masih ada raja yaitu raja Perlembagaan yang memimpin lembaga-lembaga. Dulu Putra Jaya bernama “Perang besar Selangor” nama Putra Jaya diambil dari Perdana Menteri I yaitu Tuanku Abdurrahman Putra Al-Harj. Putra Jaya adalah  negara persekutuan di Malaysia begitu juga dengan Sabah,Labuan dan Kuala Lumpur. Setelah berkunjung ke Putra Jaya kemudian kami makan siang di restoran Padang,setelah itu kami pergi ke menara kembar di Kuala Lumpur,sebenarnya hari itu menara kembar tidak dibuka untuk umum tapi khusus untuk rombongan studi banding murid berprestasi TanahDatar, kami naik menara kembar hanya sampai tingkat 41 yaitu di jembatan penghubung menera kembar yang bernama KSCC.
Menara kembar ini memiliki ketinggian 452 m diatas paras bumi ,memiliki 88 tingkatan,765 tangga manual,29 lif di setiap menara,10 eskalator disetiap menara,5400 ruang parkir di 5 aras bawah tanah,dan reka bentuk lantai setiap menara berdasarkan bentuk geometri islam yang ringkas yaitu 2 segiempat yang saling bertindih membentuk bintang persegi delapan yang menggambarkan prinsip penting dalam islam yaitu perpaduan dalam perpaduan,harmoni,kestabilan dan rasional. Kemudian kami shalat ashar di mesjid kenegaraan Malaysia,setelah itu kami menginap di hotel Grand Pasific Kuala Lumpur.                                                                                                                                                             Selasa ,21 oktober 2008 kami mengadakan kunjungan resmi ke Sekolah Menengah Kebangsaan (SMK) di Kuala Pilah,Negeri Sembilan,perjalanan dari Kuala Lumpur ke Negeri Sembilan memakan  waktu 2.5 jam. SMK ini memiliki  moto yaitu ,ilmu teramat teguh setianya . visi SMK ini adalah melahirkan pelajar cemerlang dan berahklak mulia menjelang tahun 2008 dan memiliki misi;
·         Mewujudkan suasana pengajaran dan pembelajaran kondusif kearah kecemerlangan akademik
·         Berusaha meningkatkan kecemerlangan kokurikulum, sahsia dan kepemimpinan pendekatan inovatif,kreatif serta efektif.
·         Menyediakan warga sekolah yang berdaya saing dan dinamik.

v  Keunikan SMK ini adalah memiliki galeri sejarah dan memiliki pusat sumber akademik  serta membedakan  seragam antara pelajar biasa dengan pelajar tingkat 6,dan setiap pelajar wajib memakai tali leher serta memakai lencana yang terbuat dari kain atau besi yang memiliki 5 unsur yaitu: lima tangkai bunga padi (ilmu pengetahuan),jalur-jalur (alunan) ombak (Cabaran untuk memperoleh pengetahuan),keris perak (lambang kekuasaan),ular putih (kebijaksanaan dan budi), cogan kata (ilmu teramat teguh setianya).
Selain itu  SMK ini mewajibkan muridnya untuk bisa berkomunikasi dengan bahasa melayu dan inggris. SMK Tuanku Muhammad ini memiliki 79 guru,yang terdiri atas 30 guru laki-laki dan 49 guru perempuan. Serta memiliki 24 staf sokongan yang terdiri atas 9 staf laki-laki dan 15 staf perempuan, dan 699 pelajar yang terdiri dari 354 pelajar laki-laki,345 pelajar perempuan. SMK ini berhasil melahirkan tokoh terkemuka seperti: Y.M Tengku Syahriman, Yvone China,Dato Abdul Manan Omar dll.
Setelah itu kami melanjutkan perjalanan ke Istana Sri Menanti,yang menurut sejarahnya merupakan adik dari Istana Pagarruyung ,dulu Tengku Muhammad minta di buatkan sebuah Istana untuk tempat tinggal,tapi tidak boleh seindah dan selengkap Istana Pagarruyung di Kab. Tanah Datar. Negeri IX pada dasarnya didiami oleh melayu asli atau proto Malays,kedatangan orang Sumatra ke pada awal abad 14M juga membawa kebudayaan mereka,pernikahan orang minagkabau dengan orang asli telah melahirkan pembesar negeri dan sebelum ada yang dipertuan besar  negeri IX dibawah kesultanan Johor. Tahun 1773 pembesar negeri menjemput raja Melewar dan menggelarnya yang di pertuan agung atau YamTuan,ia pemula institusi beraja yang baru di negeri IX. Adat Dt. Parpatih  Sabatang juga di bawa ke Malaysia.
Kemudian kami melanjutkan perjalanan ke Lembaga Muzium Negeri IX,disana kami  mengetahui bahwa bangunan replica astana raja Melewar di kampung Astana Raja Rembau adalah wujud dari ide unik pelancongdan pejabat daerah Rembau Negeri IX dan ia timbul karena hasil lawatan kuasa laluan Raja Melewar yang diketuai oleh pihak muzium Negeri IX,pelancong dan pejabat daerah Rembau telah merancang konsep dan bentuk bangunan ini dan didirikan di tapak asal Istana Raja Melewar yang dating dari Pagarruyung untuk di tabalkan menjadi Raja. Pada masa ini di tabir oleh lembaga muzium Negeri IX dan telah diserahkan jabatan kerja Raja Negeri IX pada pejabat daerah Rembau dan seterusnya pada lembaga Muzium Negeri IX,pihak muzium telah melaksanakan pengisian secara berperingkat,peringkat 1 pengisian panel dan kabinet peragaan dan seterusnya pengisian  pameran dan artefak  pada April,2004.
September ,2004 pengisian terakhir telah dilakukan dan selesai pada November 2004. Pengisian Muzium telah di bagi pada beberapa bagian:
1.Balai yang teramat mulia Dato’ Undang Luak Rembau                                                                      2.Balai adat Parpatih                                                                                                                                   3.Balai Raja Melewar                                                                                                                                4.Balai rumah tradisional daerah Rembau                                                                                              5.Pejabat dan perpustakaan                                                                                                                       6.Kedai cinderamata 
            Teratak Za’ba,tercetus dari ide tokoh sejarah nasional Negeri IX, Dato’Seri UtamaTan Sri A. Samad Idris. Teratak  za’ba adalah satu usaha untuk mengingati dan menghargai sumbangan jasa dan kenangan seorang tokoh negara yang terbilang yaitu Pendeta Za’ba atau Pendeta Tan Sri Dr. Zainal Abidin Bin Ahmad.                                                                                                                                                   Setelah  dari muzium Negeri IX,kami pun berziarah ke makam Raja Melewar,dan kemudian kami kembali ke hotel Grand Pasific di Kuala Lumpur. Rabu , 22 oktober 2008 kami pergi ke Istana negara Yang dipertuan Agung ke 13 yang bernama Trengganu,setelah itu kami pergi ke tugu pahlawan Malaysia,di perjalanan kami melihat  taman ASEAN yang berisi arca-arca negara di ASEAN. Sesampainya di Tugu Pahlawan kami melihat  dua buah tugu yang cukup unik,yang di hiasi dengan air mancur,setelah itu kami menuju ke Dataran merdeka yang merupakan  tempat di kibarkannya bendera Malaysia untuk pertama kali dan menggantikan bendera union jack pada pukul 12.01 malam,31 Agustus1957 serta menandakan tamatnya kekuasaan Inggris di Melayu dan bebas dari penjajahan.
 Di sini juga ada perayaan menyambut detik tengah malam 31 Agustus yang diadakan setiap tahun yang disertai oleh ribuan rakyat dari berbagai kalangan sambutan dan ulang tahun kemerdekaan Malaysia sering diadakan di sini. Tiang bendera setinggi 95 m yang didirikan di penjuru padang merupakan diantara yang tertinggi di dunia. Dataran merdeka berasal dari Padang Kelab yang didirikan pada tahun 1884 oleh Inggris. Setelah itu kami menuju ke batu cave ,namun kami hanya bisa menyaksikannya dari atas mobil saja,disana terdapat patung budha yang besar dan berwarna keemasan. Kemudian kami menuju  toko cokelat,disana terdapat patung naga yang terbuat dari cokelat asli. Disana dijual bermacam-macam jenis cokelat ,dan cokelat yang terkenal di Malaysia yaitu cokelat durian.
Setelah cukup lama di toko cokelat kami pun menuju ke toko jam ,setelah itu kami pun makan siang di rumah makan si kumbang jati ,setelah makan siang kami pergi ke genting highland,disana kami naik genting sky way dengan jarak 4.5 m dan merupakan yang terpanjang di Asia Tenggara yaitu pada 3.4 m dan kita juga bisa menikmati hamparan hutan  hujan tropika. Kami juga sempat berbelanja di plaza genting highland, kemudian setelah berbelanja kami pun melanjutkan perjalanan ke sungei wang,disana kami juga berbelanja untuk sekedar oleh-oleh di rumah nanti. Setelah  puas berbelanja kami kembali ke bus dan malam itu kami tidur di bus.                                                                  Kamis, 23 oktober 2008 kami sarapan pagi di rumah makan galang patah ,Johor baru  dan kemudian melanjutkan perjalanan ke Singapura. Singapura adalah suatu negara yang memiliki  luas
Sekitar 707 km2,jumlah penduduknya sekarang mencapai 4.8 juta jiwa. Singapura berasal dari kata Tumasik yang berarti sebuah pulau kecil di semenanjung Melaka,singapura di bangun menjadi kota pelabuhan  kecil pada tahun 1819 oleh Sir Thomas Stanford Raffles. Pada tahun 1965 Singapura merdeka  dan membentuk negara sendiri yang sebelumnya merupakan bagian dari Malaysia. Sedangkan  nama Kuala Lumpur berasal dari pertemuan dua sungai yaitu sungai Gombak dan sungai gelang.  
Sampai di singapura kami di pandu oleh bapak Aldi, tempat yang pertama kami kunjungi adalah Singapore Science Centre, disana kami melihat photo presiden Republik Singapura yaitu Mr.S.R Nathan yang bergerak dan juga ada Buih muzikal,Tangga Jacob:medan mahnetik di sana melalui perbedaan keupayaan antara 2 rod tembaga,ketika udara di panaskan oleh medan,arka elektrik bergerak ke atas di antara rod tersebut. Ia akan terus naik selagi medan cukup kuat untuk menampung arka merentasi lebar luang.
            Tangga jakob adalah alat yang di gunakan untuk menyebarkan tenaga elektrik.ketika ia naik,arka yang memanjang membantu melenyapkan tenaga elektrik yang berlebihan. Tangga jakob di nilai pada kuasa elektrik 20000 Watt. Arka yang naik antara 2 rod tembaga di sana oleh keupayaan elektrik 36000 Volt.    
            Corak moirĂ© adalah corak yang terbentuk dalam mata apabila 2 corak berulang yang sama tidak sejajar.
            Pusaran biasanya di kaitkan dengan pergerakan ccair yang berputar apabila air dalam silinder berputar, ia akan mengalami daya tarik ke dalam menuju ke tengah.tarikkan ini di sebut daya memusat, molekul air menambah kelajuan ketika bergerak ke dalam menghasilkan putaran melintang. Daya memusat terbesar di kenakan terhadap molekul air karna pusarannya kecil. Pusaran adalah ccairan atau gas yang bergerak dalam putaran.
            Setelah dari Singapore Science Centre kami pergi ke kawasan delta yang merupakan kawasan industry ringan kemudian kami makan siang di salah satu restaurant di Singapure kemudian kami kembali melanjutkan perjalanan ke Taman Merlion yang m,erupakan lambang dari Singapore. Setelah itu kami naik kereta bawah tanah dengan stasiun Farrerpark, setelah itu kami kembali pergi berbelanja ke Mustafa Centre dan kami mealanjutkan perjalanan ke Malaka untuk menginap di hotel Plaza Malaka.
            Pada hari Jum’at 24 Oktober 2008, setelah sarapan pagi kami berangkat ke dermaga Malaka untuk kembali ke Indonesia,kami menumpangi kapal yang menuju Dumai di sana kami sudah di tunggu oleh IKTD sekaligus kami makan siang di rumah makan datuak dan mendengarkan pengarahan atau, kata sambutan dari ketua rombongan,salah seorang anggotaIKTD dan bapak Zulkarnain . Kemudian kami melanjutkan perjalanan ke Batu  Sangkar dengan bus pariwisata Dumai. Sekitar pukul 07.00 kami sampai di B.sangkar dan berkumpul di depan Gedung Indo Jelito.                                                                                                                                                                                       (ketikan kok kacau gini ya???)
hmm...mau nostalgia sama cerpen lama nih....
masih layak buat dibaca gak ya???
by : fitri kurnia


Izinkanku mengukir pelangi untukmu
Terkadang aku bingung menghadapi hidupku yang sulit di mengerti,aku tak bisa memahami apa yang ada dalam hatiku,teriakan-teriakan yang semakin hari semakin miris itu tak sempat ku hiraukan. Awan awan kecil seolah berlari-lari kecil di langit nan biru,seolah mengajakku bercengkrama dengan mereka”buang semua beban di pundakmu,dan berlarilah bersama kami” mereka seolah mengajakku bermain bersama tapi goresan luka yang telah lama ku pendam tak mampu ku taklukkan. Rasanya hidupku berlalu begitu saja tapi jika memang benar begitu adanya,aku adalah orang yang sangat bodoh. Kemilaunya harapan terkadang terlalu mustahil bagiku,yang tersisa hanya sebuah penyesalan.
Sebuah email dari sahabatku membangunkan ku dari lamunan panjang,ku mulai membuka dengan perlahan tapi pasti hingga sebuah surat itu memintaku untuk membacanya ,”assalammu’alaikum,bagaimana kabarnya ukhty? Pasti senang ya,bisa menikmati 4 musim di negeri yang anti dambakan selama ini. Ana juga sedang menikmati buah dari mimpi kita saat menjalin ukhuwah di bangku sma dulu,ana ingin sekali berjumpa dengan ukhty untuk sekedar berbagi pengalaman. Di sini ana punya banyak cerita yang menginspirasi untuk menjalani hidup dengan ikhlas,bagaimana dengan pengalaman ukhty? Ana yakin ukhty juga punya banyak pengalaman menarik di negeri sakura sana. Jujur ukh ana sangat rindu dengan ukhty,tapi ana yakin ukhty masih istiqomah seperti yang dulu.Udah dulu ya ukh,ana tunggu pengalaman menarik dari ukhty. Wassalam…
Ya Allah aku hampir lupa dengan sahabatku sendiri,aku baru sadar ternyata aku terlalu sibuk dengan kegelisahanku sendiri sehingga aku tak sempat memikirkan hal-hal yang berada di sekelilingku. Allah sudah memberikan sebagian mimpiku yang dulunya hanya sebuah catatan kecil dalam diaryku,rasanya sangat sulit untuk mencapainya tapi Allah dengan mudahnya memberikan padaku atas ikhtiarku selama ini. Aku masih tak mampu menikmati nikmat yang indah yang dikaruniakan padaku,kini aku adalah seorang mahasiswi kedokteran yang melanjutkan studi di Universitas Tokyo yang selama ini hanya sebuah ukiran kecil dalam diaryku. Saat ini aku juga di beri kesempatan sebagai salah satu mahasiswi kedokteran yang memperoleh kesempatan menjadi tamu kehormatan dalam sebuah seminar kedokteran internasional yang diadakan di Hokkaido,tapi kenapa rasanya aku masih merasa kurang dan tidak mensyukuri semua yang di titipkan padaku,aku bukan lagi muslimah tangguh yang selalu istiqomah dengan ibadah dan amalan yaumi yang selama ini menjadi senjata utama ku untuk mewujudkan coretan kecil itu menjadi sebuah kenyataan.
“hey tik…kamu ngelamun ya? Ngelamunin apa sih? Oh…..jangan-jangan ngelamunin ikhwan ya?” aku langsung menghentikan ucapan Rafa”hush…kamu tuh kalau ngomong seenak perutmu aja,ntar kalau di dengar sama yang lain kan nggak enak,bisa-bisa semua anak forum jadi sasaran tau nggak…”muka ku merah karena teguran Rafa yang suka asalan,selama ini aku tak sempat sedikit pun memikirkan seorang ikhwan idaman yang akan menemani hidupku karena dalam pikiranku hanya ada ribuan rancangan untuk menggapai mimpi-mimpiku yang terukir indah dalam diaryku. Rafa adalah salah satu sahabat terbaik yang selalu menyemangatiku disaat aku mulai bosan dengan jalan yang aku pilih,disaat aku putus asa dengan semua mimpi-mimpiku. Sepengetahuanku ,Rafa tidak pernah sekalipun mengeluh dengan masalah apapun yang ia hadapi,yang terukir di bibirnya hanya sebuah senyum keceriaan yang mampu meruntuhkan semua kegalauan dihatiku.
“oh ya Raf….nggak terasa bentar lagi kita bakal ninggalin sekolah ini,menempuh hidup baru sebagai seorang mahasiswa. Aku dan kamu juga akan berpisah Raf….”. aku sangat sedih jika membayangkan perpisahanku dengan Rafa,dia adalah sahabat terbaik yang pernah singgah dalam hidupku.”tik,hidup itu ada pertemuan dan ada perpisahan,meskipun kita berpisah tapi kita kan masih bisa saling komunikasi. Aku yakin kamu juga akan mendapatkan pengganti yang lebih baik di luar sana”. Dia menatapku dan tersenyum penuh arti padaku,seolah kami benar-benar akan berpisah.
Hari-hari kami lalui dengan perasaan tak menentu,terkadang cemas memikirkan hasil ujian perguruan tinggi yang kami lalui. Rafa tetap pada keyakinannya untuk melanjutkan ke Universitas Harvard melalui seleksi beasiswa dari pemerintahan Indonesia,sedangkan aku ingin melanjutkan ke Universitas Tokyo melalui jalur beasiswa juga. Sebenarnya jurusan yang kami ambil juga sama yaitu kedokteran,namun kami memilih universitas yang berbeda sesuai dengan mimpi-mimpi kami yang tertulis diatas sebuah kertas.”Tik,nanti kalau kamu lulus di Universitas Tokyo,kita sharing pengalaman ya….aku juga penasaran dengan perpaduan teknologi dan kedokteran yang diterapkan di Universitas Tokyo,nanti aku juga berbagi pengalaman mengenai system kedokteran di Harvard”. Dia tersenyum kecil seperti membayangkan bahwa kami akan mencapai semua itu bersama-sama. Aku terdiam sejenak sebelum merespon pernyataannya,”Raf…apa kamu yakin kalau aku bisa menginjakkan kaki di Universitas Tokyo? Aku ragu Raf,tidak mudah untuk lolos dan kuliah disana apalagi hanya 5 orang yang akan mendapat jatah beasiswa ke sana Raf…”
“tik…nggak ada yang nggak mungkin disaat kita sudah berusaha semaksimal mungkin,aku yakin kita berdua akan menginjakkan kaki di tempat yang kita idam-idamkan selama ini,besok adalah hari bersejarah buat kita Tik…..kita akan melihat nama kita berada di daftar pelajar yang lulus beasiswa ke luar negeri”. Aku sangat kagum dengan keoptimisannya untuk meraih mimpi-mimpi yang telah ia tulis,tak ada sedikitpun rasa pesimis yang terpancar dari wajahnya.
Hari yang di tunggu-tunggu pun tiba,hari ini menjadi penentu kelangsungan cita-cita kami. Rafa memintaku untuk segera membuka situs resmi seleksi beasiswa ke luar negeri,dengan tangan gemetar aku mencari-cari namaku dalam daftar mahasiswa yang lulus ke Universitas Tokyo,sebenarnya tidak sulit untuk menemukannya karena pelajar yang beruntung itu hanya 5 orang dan Alhamdulillah namaku berada di dalam deretan pelajar yang beruntung itu,aku langsung sujud syukur dan tidak sabar untuk segera memberi tahu umi dan abi tentang berita gembira ini. Di sebelahku ternyata Rafa juga sedang meluapkan rasa bahagianya,ia berlari ke ruang komputerku dan segera memelukku”Tik….aku lulus di Harvard,kamu juga lulus di Un iversitas Tokyo kan Tik…”. Aku terharu karena sangat bahagia dengan semua karunia yang dititipkan Allah padaku,”iya Raf,aku juga lulus….Allah mendengar do’a kita selama ini Raf”. Kami segera pulang untuk memberi tau kabar gembira ini pada orangtua yang selalu memberikan dukungan dan motivasi untuk kami. Sesampainya di rumah aku langsung memeluk umi dan menagis di dalam pelukannya,tangisku bukan lagi tangis kesedihan tapi tangis kebahagiaan.”umi…tika lulus di universitas Tokyo mi,terima kasih atas dukungan umi selama ini mi” umiku terdiam sejenak dan mencium pipiku “sayang,umi bangga sama kamu nak..umi akan selalu mendukung cita-cita kamu nak,selama itu tidak menjauhkan kamu dari ridho allah”.
Aku mempersiapkan segala sesuatunya untuk berangkat ke tempat yag aku dambakan,utuk pertama kalinya aku dan keluargaku menginjakkan kaki di negeri sakura yang terkenal dengan kecanggihan teknologinya. aku diantar umi dan abi ke asrama mahasiswa Indonesia,yang juga mendapat beasiswa sama sepertiku. Rencananya hari itu aku juga diantar oleh kedu abang tapi karena mereka juga punya agenda lain yang tidak bisa ditinggalkan akhirnya aku hanya diantar umi dan abi. Saat akan kembali ke Indonesia,umi sangat berat meninggalkanku sendirian di negeri besar ini,”Tika,jaga diri kamu baik-baik ya saying”umi menagis dn memelukku “tika…umi pasti kangen sama kamu nak,walau bagaimanapun kamu tetap anak bungsu umi yang paling manis. Kamu harus sungguh-sungguh belajar disini ya nak”. Aku juga tak sanggup menahan air mata mendengar uacapan umi,”mi.do’ain tika ya…Tika pengen jadi anak yang terbaik buat umi sama abi,tika sayang sama umi dan abi”. Abi yang sedari tadi emperhatikanku dan umi mulai angkat bicara”Tika,jangan lupa tetap istiqomah ya sayang. Ini adalah pilihan kamu,jadi jalani dengan segenap kemampuan yang kamu miliki agar kamu bisa memetik buahnya suatu saat nanti”. Sebelum pulang umi dan abi berpamitan pada penghuni asrama yang lain,beliau menitipkanku pada salah seorang kakak asrama yang juga seorang akhwat. Aku mengantar umi dan abi sampai gerbang asrama,karena di depan sudah ada mobil yang akan mengantar umi ke bandara.
Hari itu ku sempatkan diri untuk melepas rindu dengan Rafa yang sudah berada di Jerman,”assalammu’alaikum Raf” disana terdengar jawaban dari sosok yang aku rindukan”wa’alaikumsalam,bagaimana kabarmu di negeri sakura tik?” aku menjawab dengan penuh semangat”baik Raf,aku bahagia banget hari ini Raf. Bagaimana dengan kamu Raf?”di ujung sana juga terdengar jawaban yang aku inginkan”aku juga bahagia tik,meskipun disini orang seperti kita adalah kaum minoritas tapi aku merasa tetap di hargai”. Tak terasa kami sudah menghabiskan banyak waktu untuk saling melepas rindu. “udah dulu ya Raf,aku mau keliling kampus dulu sebelum mulai kuliah biar ntar aku nggak kesasar”. Rafa tertawa mendengar kata kataku barusan “iya Tik,aku do’ain kamu baik-baik aja disana”
Sederetan kenangan masa lalu bermain di benakku,aku seolah berada di masa-masa awal sebagai seorang mahasiswi. Dengan segera aku memaksakan diri untuk terbangun dari lamunanku,semua ingatan itu membuat ku tersadar akan semua harapan orang tuaku dan orang-orang yang ku sayangi. Tanpa terasa air bening mengalir di pipiku,e-mail dari Rafa membuatku kembali mengulang masa lalu dan yang terpenting ini adalah cara Allah menegurku. Aku mulai merasa bahwa kegelisahanku ini karena aku mulai jauh dari-Nya,pesan abi di awal aku menginjakkan kaki di sini tak pernah ku hiraukan lagi,aku terlalu sibuk mengejar prestasi gemilang yang aku impikan. Permintaan umi agar aku pulang ke Indonesia tahun ini pun tak ku hiraukan,padahal umi hanya ingin merayakan idul fitri bersama di tanah air. Hari itu aku sedang mempersiapkan bahan-bahan untuk seminar kedokteran regional Jepang di Tokyo,tiba-tiba hp ku bordering melantunkan lagu Jepang favoritku. “assalammu’alaikum,Tika….bagaimana kabarmu nak.” Aku menjawab telepon umi dengan nada datar dan tanpa ekspresi sedikitpun”wa’alaikuksalam,baik mi.ada apa umi?” umi tak tahan menyimpan kerinduannya padaku”sayang ,idul fitri tahun ini kamu pulang kan?umi kangen sama kamu nak,tahun kemaren kamu juga melalui idul fitri di sana,padahal seandainya kamu tau sebenarnya umi sangat rindu padamu nak.”aku menjawab pertanyaan umi dengan nada seolah tak ada kerinduan untuk bertemu dengan umi”mi….tahun ini Tika kayaknya nggak bisa pulang mi ,soalnya Tika terpilih dari kampus untuk mengikuti program pertukaran mahasiswa ke Kanada selama 2 minggu,jadi mungkin Tika lebaran di Kanada mi.” umi hanya diam mendengar ucapanku,seolah ia tak punya kekuatan untuk memaksaku pulang ke tanah air.
Ya Allah,ternyata aku telah menyakiti hati wanita yang sangat aku sayangi,yang selalu tersenyum meski aku berbuat salah,yang menemaniku di saat aku jatuh sakit. Inikah balasan dari seorang anak pada ibu yang sangat mencintainya?. Hari itu entah kenapa,aku berniat membatalkan semua agenda yang diserahi pihak kampus padaku,aku ingin pulang ke tanah air untuk merayakan idul fitri bersama keluargaku. aku membalas E-mail Rafa dengan perasaan senang,karena aku telah menemukan sahabatku yang hampir hilang dalam ingatanku, akhirnya sebuah surat singkat dan bermakna itu ku kirimkan pada Rafa.
Assalammu’alaikum ukhty….
Terima kasih atas teguran yang ukhty berikan,mungkin ukhty heran dengan pernyataan ana tapi inilah yang ana rasa ukh. E-mail ukhty telah menyadarkan ana betapa ana tak pernah lagi peduli dengan orang-orang yang selalu memotivasi ana hingga menjadi seperti ini. Ukhty ,afwan jiddan karena ana tak pernah lagi menghubungi ukhty,membalas semua sms ukhty karena ana disibukkan oleh hal-hal yang ana impikan selama ini. Ana hampir lupa dengan kenangan kita saat bersama dulu ukh.Sejak ana menjadi salah satu mahasiswa berprestasi di kampus,ana diserahi berbagai tanggung jawab dan utusan kampus untuk mengikuti berbagai kompetisi dan lainnya,saat itu ana memang tak sempat memikirkan orang-orang terdekat yang selalu mendukung ana,bahkan kerinduan untuk bertemu umi pun semakin menipis. Rencananya tahun ini ana pulang ke tanah air untuk merayakan idul fitri bersama keluarga ukh,bagaimana dengan ukhty? Kalau ada kesempatan ana ingin sekali bertemu dengan ukhty,ana sangat merindukan ukhty. Apa ukhty juga merindukan ana? Ana yakin kalau ukhty masih Rafa yang ana kenal dulu,yang selalu ceria meskipun di rundung masalah,yang selalu mengingatkan ana disaat ana ingin berhenti melangkah,                                    
 Wassalam,sahabatmu
Atiqah Raudhatunnisa
Aku berharap orang-orang yang ku cintai memaafkan semua kekhilafanku,Rafa,umi,abi dan saudarak. Setelah memesan tiket dan berkas lainnya,akhirnya aku berangkat ke tanah air 2 hari menjelang lebaran,tak sabar rasanya meluapkan kerinduanku pada umi,abi dan saudaraku setelah 2 tahun aku tak pernah pulang ke tanah air. Aku sengaja tidak memberi tahu umi bahwa aku akan berlebaran di rumah,aku ingin memberikan surprise untuk beliau.
Perjalanan ke tanah air terasa sangat lama bagiku,aku sangat merindukan orangtua dan saudaraku. Setelah beberapa jam perjalanan akhirnya pesawat yang kutumpangi mendarat di sebuah bandara internasional di kota kediamanku. Setelah selesai shalat ashar aku langsung menunggu taxi di depan bandara,dan Alhamdulillah setelah beberapa menit menunggu akhirnya ada taxi yang bisa ku tumpangi.di sepanjang perjalanan aku memperhatikan bangunan-bangunan yang dulunya taka sing bagiku,kini segalanya sudah mulai berubah. Saat taxiku memasuki pekarangan ruamah,aku tak mampu menahan air mata yang menetes ke pipiku.
Setelah menyelesaikan urusan dengan sopir taxi,aku melangkah pelan ke depan rumah dan disana ternyata umi sedang merawat mawar kesayangannya. Aku berdiri mematung hingga umi menyadari kedatanganku”Tika……kamu pulang sayang..” tanpa ragu lagi aku segera memeluk umi dan mencium keningnya,tangis haru pecah seketika.”umi tika kangen sama umi,maafin kekhilafan tika umi,tika nggak mikirin perasaan umi Selama ini” umi mengusap air mataku dan menuntunku masuk ke dalam rumah,ternyata disana sudah ada abi dan kedua abangku,aku berlari kea rah abi dan memeluknya erat”abi,tika kangen sama abi….tika minta maaf karena tika jarang menghubungi abi”,abi tersenyum padaku dan mengusap kepalaku”nak…abi sudah memaafkan kamu jauh sebelum kamu menyadari kesalahan kamu,walau bagaimanapun kamu tetap anak kebanggaan umi dan abi,kami semua bangga dengan prestasi kamu nak…”aku menghampiri bang Irwan dan bang hafiz untuk meminta maaf karena aku belum bisa menjadi adik yang baik seperti yang mereka harapkan.
“tika,kamu udah jadi adik kebanggaan kita berdua. Abang bangga atas semua prestasi yang kamu raih,tapi ingat hal itu jangan sampai menjauhkan kita dari allah dan keluarga. Abang yakin kamu sudah mendapat banyak pelajaran kehidupan disana”. Aku hanya terdiam mengingat semua kekhilafanku. Hari itu aku menghabiskan waktu di rumah membantu umi menyiapkan makanan untuk berbuka nanti. Rasanya kegelisahanku hilang seketika,aku merasakan sesuatu yang hampir hilang dalam hidupku,kebahagiaan. Malam harinya kami melaksanakan tarawih ke masjid yang tak jauh dari rumah,aku berjalan beriringan bersama umi sambil bersilahturrahmi dengan warga yang lain.
ada satu hal yang akan melengkapi kebahagiaanku saat ini,Rafa. Ya ,aku sangat rindu padanya mungkin sebaiknya aku menanyakan kabar Rafa langsung pada ibunya karena e-mail,dan sms ku tak pernah dib alas. Aku meminta izin pada ibu untuk berkunjung ke rumah Rafa yang cukup jauh dari rumahku,tak lama kemudian aku sampai di tempat tujuan. Dari luar kelihatannya rumah Rafa sepi,seperti tak ada penghuninya namun ku beranikan diri memencet bel di depan pintu rumahnya. Aku mendengar langkah seseorang kearah pintu,mudah-mudahan saja itu orang tua Rafa. Ternyata dugaanku salah,yang membukakan pintu adalah bi Ati yang membantu meringankan tugas rumah tangga ibu Rafa.” Nak Tika ya…?” aku menjawab pertanyaan Bi ati sekena saja “ya bi,ibu ada bi?” bi ati terdiam seketika membuat perasaanku semakin tidak enak,ada apa ini?
“ibu nggak di rumah nak,ibu sekarang nemenin non Rafa di rumah sakit”,aku kaget dengan pernyataan bi Ati,sejak kapan Rafa sakit dan kenapa aku tak tahu sama sekali “Rafa sakit apa bi? Sejak kapan rafa di rawat?kok saya nggak tau bi…” bi ati bingung mendengar pertanyaanku yang bertubi-tubi tapi ia dengan sabar menjawab pertanyaanku” non Rafa di rawat seminggu yang lalu nak,sebenarnya non Rafa juga sudah pernah di rawat di Jerman tapi karena orang tuanya ingin non Rafa pulang ke tanah air untuk konsentrasi dalam penyembuahn penyakitnya,akhirnya non Rafa berhenti kuliah untuk sementara dan pulang ke Indonesia. Beberapa hari terakhir keadaanya cukup membaik,tapi 2 hari yang lalu penyakitnya kambuh dan di pindahkan ke UGD.” Aku seakan tak percaya dengan semua ini,kenapa orang sebaik Rafa harus mengalami ini semua. Aku menanyakan rumah sakit tempat rafa di rawat dan segera menyusul Rafa ke sana.
Setibanya di Rumah sakit,aku menanyakan kamar tempat Rafa di rawat pada salah seorang suster yang ada di sana. Di sebuah kamar bertuliskan VIP 1,aku melihat rafa terbaring tak berdaya,tangis ku meledak seketika,aku tak sanggup melihat sahabat yang aku sayang harus menderita seperti ini. Tiba-tiba ibu rafa muncul di hadapanku,ia memeluk tubuhku erat dan menenangkanku”Tika,kamu harus sabar ya…Rafa pernah bilang sama Ibu kalau ia sangat merindukan senyum kamu,Rafa tidak ingin memberitahukan semua ini padamu karena dia tidak ingin kamu bersedih nak”. Aku berusaha tegar dan menghampiri Rafa yang terbaring di sebuah ranjang berwarna putih,perlahan ia membuka matanya dan tersenyum padaku “tik,kamu makin cantik ya….aku bangga punya teman seperti kamu tik.” Rasanya aku tak sanggup melihatnya seperti ini,ingin rasanya aku berlari dan menjauh,aku sangat menyayangi Rafa seperti saudaraku sendiri. Aku masih terdiam mendengar Rafa,mulutku seolah terkunci tak mampu berkata apa-apa.
“tik,aku pengen benget liat kamu jadi pembicara dalam seminar internasional seperti yang kamu impikan selama ini. Tik aku pengen banget menikmati keindahan pelangi bersamamu seperti dulu,berkhayal untuk terbang mengelilingi pelangi yang indah”. Aku memaksakan diri tersenyum meski sebenarnya aku merasa sangat sakit melihat sahabatku terbaring seperti ini,”Raf,aku mungkin tak mampu menjadi seindah pelangi yang kamu kagumi,tapi aku akan berusaha melukis pelangi untukmu,yang akan selalu menjadi kenangan dalam hidupmu. Aku akan melukis pelangi itu lewat mimpi-mimpiku Raf.” Rafa kembali tersenyum padaku “tik,aku percaya padamu,aku percaya kau akan melukis pelangi untukku,a…ku percaya.. tapi aku nggak akan sempat melihat kaindahan lukisan pelangimu tik,alangkah baiknya kau melukis pelangi untuk wanita yang selama ini merawatmu tik,yang mencurah kan cintanya padamu. A..ku….percaya kamu bisa melakukannya Tika”. Aku hanya diam menahan air mata ku,sesaat kemudian Rafa mengucapkan asmaul husna dan kalimat tauhid,kemudian aku tak lagi mendengar suaranya,Rafa telah pergi untuk selamanya. Ibu Rafa yang sedari tadi menemaniku seolah telah siap dengan segala kemungkinan yang terjadi,bahkan beliau yang menenangkanku”Tika,relakan Rafa nak…agar jalannya di permudah oleh Allah. Sekarang Rafa bukan milik kita lagi,dia sudah kembali ke pangkuan sang pencipta”. Aku tak mampu lagi menahan tangisku,aku belum sanggup berpisah dengan Rafa untuk selamanya,masih banyak yang ingin kubagi dengannya.
Rafa di makamkan besok harinya setelah shalat idulfitri,aku dan orang tuaku ikut mengantar jenazah Rafa ke tempat peristirahatannya yang terakhir. Aku juga baru tau ternyata Rafa mengidap kanker leukemia stadium akhir,aku tak pernah menyangka sahabatku menderita penyakit ganas ini. Aku mencoba merelakan kepergiannya,allah lebih menyayanginya daripada kami semua,” selamat jalan sahabat…..akan ku tunaikan janjiku padamu”.






By :FITRI KURNIA
                                                                               
MENCARI JATI DIRI DALAM SETIAP GORESAN AYAT-NYA
               
  Setiap aksi protes biasanya di dahului oleh para pemuda,setiap tindakan di lapangan di inisiasi oleh para pemuda,setiap hentakan semangat di teriakan oleh para pemuda,dan kemerdekaan juga atas kontribusi para pemuda. Memang kita juga tidak menafikkan bahwa keputusan dalam mengeksekusi sesuatu diiringi oleh pemikiran yang lebih tua tapi siapa yang menjadi pengeksekusi akhir di lapangan? Jawabannya adalah pemuda,tapi ternyata tidak cukup dengan hanya berbekal semangat sebagai pengeksekusi akhir dilapangan,harus di barengi pemikiran jernih dan ruhiyah yang bagus agar pengeksekusian itu tidak hanya sekedar tindakan tergesa-gesa tanpa hasil yang seharusnya. Fenomena hari ini,mayoritas kita para pemuda hanya bisa meneriakkan dengan lantang “berantas segala bentuk kemaksiatan”,”berantas semua bentuk kekejaman”,”berantas korupsi” dan masih banyak lagi teriakan dengan semangat menggebu-gebu,ini hal yang sangat luar biasa untuk menyampaikan aspirasi terhadap pemerintah.
            Disaat meneriakkan dengan penuh semangat itu,sudahkah kita menyempatkan diri untuk sekedar singgah mengevaluasi diri? Sudahkah kita menyempatkan diri untuk singgah ke komitmen diri? Sudahkah kita menyempatkan diri untuk sekedar membuka video lama yang sengaja /tak sengaja terbuang ke dalam gudang sempit dan sulit di temukan? Yah..kita meneriakkan dengan penuh semangat tapi ternyata kita meneriaki diri-sendiri,sepertinya” maling teriak maling “berlaku disini. Mungkin kita bisa lebih menyempitkan lagi maksud pemuda disini yaitu pemuda islam. Pemuda islam yang tergambar dalam sejarah adalah sosok yang luar biasa yang memiliki ruhiyah kuat dan keimanan yang tangguh,dan sumber semangat itu berasal dari kitab yang paling agung Al-quran,melalui Al-quran mereka belajar tentang jati diri seorang muslim,menghafalnya dan mengamalkan apa yang ada di dalamnya,sehingga saat semangat meneriakkan kebenaran itu menggema maka tak ada satupun yang bisa menghalangi,mereka ibarat singa Allah yang siap menerkam segala bentuk kejahatan dan kemaksiatan. Semangat mereka bukan dilandasi emosi semata,tapi ada misi perbaikan ke depannya,bukan sekedar keras menentang segala bentuk kemaksiatan tapi juga keras menjaga diri agar tidak tergabung dalam golongan tersebut.
            Shalahudin al ayyubi mampu menaklukkan konstantinopel bukan hanya sekedar berbekal semangat yang menggebu-gebu untuk menaklukkannya tapi dibarengi dengan ruhiyah yang kuat dan keimanan yang tangguh,2/3 dunia dikuasai islam karena kekuatan mereka bersumber dari al-quran,jika semangat kebenaran itu dari al-quran maka langkah kita akan lebih teratur,pencapaian tujuan itu akan maksimal dan kontribusi itu benar-benar membuahkan hasil untuk kejayaan islam ke depannya. Kenapa harus orang-orang kafir yang menganalisa al-quran? Kenapa harus orang-orang kafir yang menyadarkan kita keistimewaan al-quran?kenapa mereka  yang menemukan bahwa Al-quran itu mempunyai energy yang luar biasa? Tidak ada alasan bagi kita untuk mengelak menjadikan al-quran itu sebagai pedoman yang paling penting dibandingkan buku best seller yang ditulis penulis kelas internasional. Jati diri kita ada di dalam setiap goresan indah dalam kitab agung yang dijamin Allah sampai kiamat nanti. Sudah saatnya kita kembali pada Al-quran,mempelajari setiap penggalan kata-kata bermakna yang punya energy luar biasa,memberikan ketenangan hati dan jiwa serta keluasan berpikir bagi kita,sehingga setiap tindakan kita mencerminkan seorang muslim yang seharusnya.
            Goresan ayat Allah swt dalam Al-quran tak akan ada arti jika hanya sekedar dibaca saja tanpa ada keingintahuan untuk menyelaminya,menyelami setiap penggalannya mengajarkan kita bagaimana menjalani hidup,bersikap dan mengajar kita mengembangkan potensi sebagai muslim sejati. Sudah selayaknya pemuda islam bersuara dengan hati bukan dengan emosi,sudah selayaknya kita perbaiki misi untuk jangka panjang,sudah selayaknya kita perbaiki niat agar tidak melenceng pada ujub dan kesombongan,sudah selayaknya tempat dihati manusia kita lupakan sejenak tapi maksimalkan untuk penilaian Allah semata,sudah selayaknya semangat pemuda terdahulu kita kobarkan kembali agar tak ada lagi musush Allah yang mencaci kita dengan perkataan rendah dan menjijikkan,kita punya potensi besar untuk mengembalikan kejayaan islam yang sudah lama terkubur,mari kita buka gerbang kejayaan islam dengan kembali pada pedoman kita Al-quran.
           



Jumat, 24 April 2015

Merekah ditengah padang tandus
(by : FITRI KURNIA)

Mentari cerah berkilau menerpa detail kaktus yang tegar
Berkilau menyilaukan kala memantul setetes embun yang langka di area tandus
Fatamorgana mengundang bermain dalam bayang-bayang semu…tapi….
Kau tetap kokoh berdiri meski harus menantang yang sudah lumrah…
Bukan biasa yang membuatmu tegar bertahan tapi luar biasa yang kau inginkan..
Bukan setetes embun yang kau tunggu..tapi setetes embun yang mampu kau ciptakan
Tampilanmu berbeda kala menyatu dengan mayoritas populasi mendominasi
Tapi …pengaruhmu mengalahkan kumpulan dominasi
Variasi mimik wajah dan tatapan yang tak mampu kau ungkapkan
Hanya sedikit oleh-oleh perjalanan yang kelak membuat ceritamu berbeda
Kau masih setia dengan kodrat-Nya
Kau masih menjalankan ketetapan-Nya yang tergores Indah dalam pusaka mulia
Sedikit inovasi dalam gerakmu tak mampu meluluhkan prinsip yang terpatri
Kau mulia dengan harga yang tak bisa dihitung kalkulasi manusia
Menciptakan setetes embun yang berkilau diterpa mentari meski butuh pengorbanan
Fase perjalanan berliku-liku
Tak mampu menyurutkan cita-citamu
Kilas balik kisah para shahabiyah seolah menjadi motivasi tak ternilai bagimu
Ya…..kau hamba-Nya yang biasa saja
Sama seperti makhluk lainnya di muka bumi ini
Pengorbananmu dan prinsip terpatri itu membuatmu berbeda
Tak peduli meski mustahil mekar di tengah tanah gersang tanpa setetes hujan
Tapi keyakinanmu mengubah paradigma yang keliru
Tak ada yang tak  mungkin bagi-Nya
Tak ada waktu untuk menunggu
Tak ada waktu untuk mengeluh
Tak ada waktu untuk membolak balik tulisan yang menguatkan argument kemalasan
Masih tersisa waktu untuk bangkit dengan unsur hara yang kau punya
Bukankah statement ini yang kau pegang?
Mungkin …diantara langit mendung disana,
Akan tergambar benih benih baru yang melanjutkan estafet perjalananmu
Perjalanan ini harus berlanjut hingga tongkat estafet itu mampu mencapai garis finish….



Tangisan dalam penyesalan
                                   
                                                                                                                        By     : fitri kurnia
Dunia ini indah dengan sejuta keindahan semu
Kenikmatan membawa hamba-hamba yang lemah
Untuk meninggalkan sang pencipta
Tak pernah terfikirkankah?
Apa yang kau kenal dengan dunia itu?
Apa sebenarnya dibalik kenikmatan dunia itu?
Dan keindhan semu yang senantiasa melalaikan mu untuk mengingatnya
Dunia itu tempat seleksi iman untukmu
Kenikmatan itu layaknya ujian iman bagimu
Keindahan itu cobaan untuk keteguhan hatimu padanya
Sudahkah kau persiapkan bekal untuk menghdapnya?
Begitu banyak hamba yang merasa berdosa saat hari itu semakin dekat
Apa guna sesalmu?
Apa guna tobatmu?
Jika maut telah menjemput di saat kau terlena oleh buai dunia
tangisanmu tak berguna saat alammu telah berganti
ingatlah hidupmu bukan untuk dunia!!!

Tapi untuk tiket menuju jannahnya Allah